6 Februari 2018

SEMANGAT BERTANI DARI GUCIALIT

        Bertani,mungkin ini adalah salah satu profesi yang sudah mulai tergerus di era jaman sekarang,kemajuan tekhnologi,tumbuh suburnya bisnis modern yg lebih menjanjikan perlahan tapi pasti mulai menggeser budaya bertani masyarakat pedesaan apalagi perkotaan.
          Tapi sayangnya semua itu tidak serta merta berlaku pada sosok yang satu ini, Fifit Yuldan. Kemajuan tekhnologi, terbuka lebarnya bisnis modern tidak pernah mematahkan semangat tingginya untuk terus bertani. Kopi & sengon,ini adalah dua komoditi pertanian andalan bapak satu orang anak ini. Mengapa tidak yang lain? ''Kopi adalah salah satu jenis tanaman pertanian yang paling cocok dibudidayakan didataran tinggi seperti desa Gucialit, dimana setiap tahun sekali kita akan menikmati hasilnya,begitu juga dengan sengon,bedanya adalah budidaya kayu sengon ini minimal kita harus menunggu sekitar 5 tahun untuk memasuki masa panen'' pungkas lelaki 35 tahun ini.
      Layak dicontoh memang pribadi yang satu ini,ditengah hiruk pikuknya kemajuan tekhnologi seperti sekarang ini beliau tidak pernah malu & gengsi untuk tetap memegang cangkul dan sabit untuk terus terjun kekebun merawat tanaman kopi dan sengon tadi. Beliau sadar bahwa bertani adalah kehidupannya, beliau sadar bahwa bertani adalah profesi mulia yang jauh dari intrik dan politik, disana ada damai,disana ada ketenangan,tidak ada salahnya kita mencoba profesi yang satu ini. (Dian Ayu Damayanti, KIM Blanggreng)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes