Kecamatan Gucialit banyak potensi dengan keanekaragaman wisatanya yang sangat
indah. Air tejun, Kebun Teh, Wana Wisata, dan lain lain. Termasuk rencana Wana Wisata Sumber Sedaeng di desa Wonokerto.
Daerah Sumber Sedaeng dulunya adalah Hutan belantara yang tak terawat,banyaknya
tumbuhan liar yang tak sedap di pandang mata dan banyakanya hewan liar
yang menggangu pengguna jalan yang mana hutan tersebut berada
di pinggir jalan utama di desa tersebut
sehingga Pemerintah Desa Wonokerto beserta
masyarakat bergotong royong melakukan penanaman pohon bambu dengan tujuan
membentuk area tangkapan/penyerap air (Catchment area). Dengan adanya
hutan bambu diharapkan debit Sumber Sedaeng menjadi lebih besar dan kebutuhan
masyarakat akan air selalu terpenuhi. Tanah menjadi subur dan meminimalisir
terjadinya musibah tanah longsor dan banjir selain itu Pemerintah Desa Wonokerto mempunyai Keinginan untuk Sumber Sedaeng bisa di jadikan Wana Wisata
berupa wisata alam semisal Arum
Jeram,Flyng Fox ,tempat permaianan anak-anak tentang alam serta warung-warung
yang menjual hasil bumi dan kerajinan-kerajinan karya anak desa setempat.
Tidak akan muncul anekdok bahasa jawa yang
berbunyi : YU SITI DIGOWO KANG TIRTO,
SING KARI KANG SELO, dengan artian Tanah subur akan habis terbawa air, yang
tertinggal adalah tanah bebatuan yang tandus.
Mari kita wariskan anak cucu kita SUMBER
MATA AIR yang besar, dan bukan SUMBER AIR MATA yang tiada hentinya
di mata mereka.
Semoga Wana Wisata Sedaeng ini bisa terwujud
dan terjaga selalu kelestariannya. Sehingga selain menjadi area Wisata yang
indah dan memicu kratifitas anak
desa semakin berkembang sehingga kebutuhan masyarakat akan air dan SDM yang bagus akan selalu terpenuhi...Aamiin
BY : NUZUL QUR'ANA PIYANTI (KIM Blanggreng Kecamatan Gucialit)
Desember 09, 2017
Unknown



0 komentar:
Posting Komentar