Siapa bilang limbah kayu hanya sampah? Ini tidak berlaku di
RT 003 RW 001 Dusun Sidomakmur Desa Gucialit Kecamatan Gucialit Kabupaten
Lumajang, dengan berbekal ilmu sederhana dan peralatan seadanya mereka mampu
mengolah sampah menjadi salah satu komoditi pangan bergizi tinggi. Serbuk kayu
dan jamur tiram merupakan dua obyek yang sangat tidak terkait bagi kita orang
yang awam akan jamur tiram. Tapi ditangan mereka orang-orang terampil dan ulet
serbuk kayu yang hanya limbah dapat diolah menjadi media tanam bibit jamur
tiram, yang dalam tempo waktu sekitar 40 hari an sudah siap menghasilkan jamur
tiram segar. Butuh proses panjang disana, tapi dengan semangat luar biasa
mereka terus bergerak dan berkarya karena mereka sangat sadar ini adalah
peluang, ini adalah salah satu potensi penggerak ekonomi di wilayah mereka.
Di tahun 2012 silam kegiatan usaha ini mulai mereka rintis,
pasang surut dalam menjalankan usaha ini sudah mereka alami, mereka tidak
pernah putus asa dikala usaha mereka ini menghadapi cobaan, CUACA, HAMA DAN
PASAR, Ya… ketiga poin itulah yang sering kali menjadi kendala. Tapi dengan
keuletan, ketelatenan dan semangat kerja yang tinggi, semua masalah itu
bukanlah sesuatu yang tidak bisa diatasi. Alhamdulillah aktivitas mereka sampai
saat ini masih tetap eksis berjalan. Dengan peralatan sederhana dan
memanfaatkan masyarakat sekitar mereka mampu menghasilkan kurang lebih 5000
sampai dengan 7000 bibit jamur tiram setiap bulannya, lumayan bukan???
“Kita harus berfikir panjang untuk maju ke depan, kita harus
bergerak, kita harus berkarya, kita harus ciptakan peluang sendiri, kita harus
bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Dengan pedoman demikian Lumajang akan
semakin kuat dan maju.” Ujar Bu Diah Wijayanti selaku owner dari D’ TIRAM.
By : FIFIT YULDAN (KIM Blanggreng Kecamatan Gucialit)
Desember 09, 2017
Unknown



1 komentar:
Siiiip....semangat mas ketua..
Posting Komentar