19 Oktober 2018

EVALUASI KEMITRAAN BIDAN DAN DUKUN OLEH DINAS KESEHATAN KABUPATEN LUMAJANG


Kamis, 18/9/2018 dilaksanakan evaluasi Kemitraan Bidan dan Dukun Bayi yang dihadiri oleh Camat, Kapolsek, Danramil, Tim Puskesmas, Bidan, Dukun, Perwakilan Kader Posyadu, Kepala Dusun dari masing masing desa yaitu Tunjung, Jeruk dan Sombo.
Dalam sambutannya Kepala Puskesmas Gucialit dr. Ima Rifyanti menyampaikan Kecamatan Gucialit merupakan rengking tertinggi dalam kelahiran di luar Puskesmas atau Polindes dalam rengking tersebut disumbang terbanyak di wilayah Desa Kertowono, lebih lanjut bu Dokter menyampaikan, namun kasus kematian melahirkan nihil ini merupakan rahmat dari Yang Maha Kuasa. Banyak hal yang mendasari kelahiran di luar Puskesmas dan Polindes antara lain kurangnya pengetahuan masyarakat tentang tanda tanda mau melahirkan, jarak jauh dan minimnya sarana jalan yang memadahi sehingga tidak jarang pasien melahirkan di perjalanan.
Acara dilanjutkan sambutan Babinmas dan Babinsa menyampaikan penekanan terhadap dukun dan ibu melahirkan untuk tidak menolong dengan prosedur diluar ketentuan petugas kesehatan, karena apabila terjadi sesuatu yang tidak di inginkan ada jerat hukum menanti.
Ada beberapa kesepakatan antara warga, dukun dan petugas kesehatan yaitu dalam jangka waktu empat bulan dan seterusnya tidak ada warga masyarakat lahir di luar puskesmas atau polindes, apalagi mulai sekarang bupati Lumajang mencanangkan setiap melahirkan gratis. Marilah momen ini kita pergunakan dengan baik dan kita manfaatkan dengan bijak. (eddy)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes